kurangi kesenangan duniamu

Sungguh Beruntung Orang Miskin, Jika Mereka Bersabar Menjalaninya


Seringkali orang yang hidup miskin merasa sangat rugi dan kecewa dengan keadaan hidupnya. Tapi sungguh perasaan itu akan sirna bila dia melihat bagaimana agama Islam memuliakannya, lihatlah beberapa poin berikut:

Iklan
mengemis zaman now

Mental Miskin Berjiwa Pengemis


Hallo,saudara terbaik kali ini kami bawakan cerita dapat dari channel telegram sengaja tak copas karena cukup menarik sebagai inspirasi dengan tema mental miskin berjiwa pengemis tema yang belom pernah di muat di blog lama saya apalagi di blog ini ,ok langsung di simak. CERITA INSPIRATIF Mental Miskin Berjiwa Pengemis Seorang sahabat yang tinggal di Australia…

istidraj

Istidraj


Maka jangan silau dengan kesuksesan dan kemegahan yg ditampilkan seseorang;
bisa jadi dia sedang mengalami istidraj..
Dan pada saatnya nanti Allah tiba2 akan mencabut semua kenikmatan itu, tanpa dia sadari dan Alloh akan beri azab yg pedih diakherat kelak.

Nasib Kita Tidak Tertukar


Alloh Subhanahu wa taala berfirman, “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh yang demikian itu mudah bagi Alloh.” (QS. Al Hadiid [57] : 22)

Saudaraku, tidak ada kejadian yang sia-sia, tidak ada kejadian yang kebetulan. Setiap apapun yang terjadi, tiada lain adalah biidznillaah, atas seizin Alloh Swt. dan pasti selalu ada hikmahnya.

Keutamaan Cinta Akhirat Dan Zuhud Dalam Kehidupan Dunia


Dari Zaid bin Tsabitradhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Kami mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (( مَنْ كانت الدنيا هَمَّهُ فَرَّق الله عليه أمرَهُ وجَعَلَ فَقْرَهُ بين عينيه ولم يَأْتِه من الدنيا إلا ما كُتِبَ له، ومن كانت الآخرةُ نِيَّتَهُ جَمَعَ اللهُ له أَمْرَهُ وجَعَلَ غِناه في قَلْبِه وأَتَتْهُ الدنيا وهِيَ راغِمَةٌ “Barangsiapa yang (menjadikan)…

ANTARA ORANG CERDAS DAN ORANG YANG TELAT CERDAS


Sobat, nenek moyang kita menggambarkan orang yang cerdas nan sigap dengan pepatah: ” sedia payung sebelum hujan”. Sungguh benar, betapa Antisipasi yang tepat pada waktu yang tepat dalam setiap masalah benar benar mencerminkan kercerdikan. Beda dengan orang yang hanya bisa membeo dan mengekor, biasanya mereka bertindak disaat semuanya telah terlanjur, sehingga tidak dapat dihindari lagi.

Tinggalkan Kemustahilan Itu……


Sufyan at-Tsauri berkata : رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لا تُدْرَكُ “Keridoan manusia adalah tujuan yg tdk akan tercapai” (Az-Zuhud karya al-Baihaqi 105) Seorang yang berharap semua orang rido dan suka kepadanya sesungguhnya ia hanyalah mengharapkan kemustahilan.

Welcome Back


السلام عليكم…. Setelah hampir 4 tahun tidak update blog hari ini saya update lagi. Kenapa kemarin tidak update blog….?jawabnya saya sangat takut dengan satu ayat sekian lama saya berpikir apa pantas saya menulis apa tidak takut nanti di tanyakan apa isi blog ini sekian lama saya berusaha memperbaiki diri, ini ayat yang saya maksudkan Allåh…

Bersabar, Karena Kekurangan Rezeki


  Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Selawat serta salam buat junjungan mulia Nabi Muhammad S.A.W. keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah mengikuti baginda hingga hari kiamat. Mohon maaf artikel yang akan anda baca masih berbahasa melayu jikalau ada kesulitan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,semoga bermanfaat. Ketika dalam perjalanan pulang dari bertemu…

Manfaat Hujan


Hujan yang hari-hari belakangan ini kita rasakan nikmatnya dari Allah Ta’ala, dan menjadi pembicaraan banyak orang, mengandung banyak manfaat untuk makhluk-makhluk Allah Ta’ala yang bermukim di bumi ini. Pertama, Al Quran menarik perhatian kita dengan pernyataan air hujan adalah tawar. Allah Ta’ala berfirman: “Wahai manusia apa pendapat kalian tentang air yang kalian minum? Apakah kalian…

Belajar diam, sebuah nasehat dan muhasabah diri


Pembicaraan kita hari ini dengan tema : “ Bagaimana kita belajar diam ” Sebagian orang mungkin heran, apakah diam harus dipelajari?

Yang dimaksud dengan belajar adalah praktek latihan, mengasah dan menjadikan tradisi. Judul ini saya ambil dari perkataan sebagian salaf. Ketika mereka berkata : “ kami belajar diam sebagaimana kalian belajar berbicara“, sekarang ini banyak dilakukan kursus training seni berbicara, seni berpidato dan juga seni bagaimana mempengaruhi orang lain. Namun pada pertemuan ini, kita membahas – Insya ALLAH – bagaimana kita belajar diam. Yang saya maksud bukan diam dari kebenaran, Naudzubillah … atau diam dari amar ma’ruf nahi munkar atau diam dari menasehati manusia atau diam dari mengarahkan dan memberi petunjuk kepada mereka … bukan sekali-kali bukan !!! yang aku maksud adalah diam dari senda gurau, diam dari kata-kata bathil diam dari katanya dan katanya …serta perkataan yang tidak ada faedahnya baik bagi diennya maupun dunianya.

10 Kesalahan Istri Terhadap Suami


Perilaku para istri dijaman sekarang kebanyakan tapi tidak semua melenceng dari syariat islam. hal ini mungkin dikarenakan berbagai sebab diantaranya karena kurangnya ilmu ,nilai keimanan ,karena contoh dari sinetron yang kebanyakan tak sesuai dengan syariat islam ,karena pergaulan yang salah.

Berikut ada 10 kesalahan istri yang umum di masyarakat kita:

1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna
Sebelum menikah, seorang wanita membayangkan pernikahan yang begitu indah, kehidupan yang sangat romantis sebagaimana ia baca dalam novel maupun ia saksikan dalam sinetron-sinetron.

Sifat bebal dan keras kepala: penyakit yang paling sulit diobati


Diriwayatkan bahwa Imam Asy Syafi’i berkata :

لِكُلِّ داءٍ دَواءٌ يُسْتَطَبُّ بِه — إلا الحماقَةُ أعيَتْ مَن يُداويها

“Setiap penyakit pasti ada obat yang akan menyembuhkannya, kecuali sifat bebal dan keras kepala, ia hanya akan membuat orang yang ingin menyembuhkannya putus asa dan kelelahan”

Ibrahim An Nadzdzam ditanya :

ما حدُّ الحُمق ؟

“Apakah batas sifat bebal itu ?”

Beliau menjawab :

سألتني عمَّا ليس له حدّ

“Engkau menanyakan kepadaku tentang sesuatu yang tidak memiliki batas”

Ciri-ciri Manusia Terbaik


Manusia terbaik bisa bermacam-macam tergantung dilihat dari segi mana ada yang dilihat dari segi prestasi ,akhlaq ,fisik ,dll yang akan kita bahas kali ini manusia terbaik kita lihat dari konsep islam.

Setiap orang mendambakan menjadi yang terbaik. Sebagai seorang muslim, orientasi hidup untuk menjadi yang terbaik bukanlah dinilai dari ukuran manusia semata, tetapi karena ridha Allah Ta’ala. Inilah cara mudah menjadi orang terbaik dalam konsep Islam.

Pertama, tidak ingkar melunasi hutang

Apakah Allah Ridha dengan Pekerjaanku Saat Ini?


Pernahkah kita bertanya, “Apakah gajiku ini halal dan diridhoi Allah?”

SYU”AIB bin Harb berkata: “Jangan menyepelekan uang receh (fulus) yang engkau dapatkan dengan cara menaati Allah di dalamnya. Bukan uang receh itu yang akan digiring (menuju Allah), akan tetapi ketaatanmu. Bisa jadi dengan uang receh itu engkau membeli sayur-mayur, dan tidaklah ia berdiam di dalam rongga tubuhmu hingga akhirnya dosa-dosamu diampuni.” (al-Hatstsu ‘ala at-Tijarah wa ash-Shina’ah, karya Abu Bakr al-Khallal).

Dari pesan di atas bisa diambil benang merah jika baik buruknya suatu perkerjaan di mata Allah bukanlah dinilai dari besar kecilnya gaji yang diperoleh, akan tetapi dari cara kita melakukannya. Pertanyaan mendasar yang harus dicamkan adalah, “Apakah Allah ridha dengan pekerjaan saya ini?” Inilah cara berpikir seorang Muslim, sebagaimana diajarkan Nabinya; bukan menuruti logika materialis ateis yang hanya mengedepankan pragmatisme.

Janganlah Tertipu Dengan Kenikmatan Dunia


Wahai kaum Muslimin, sesungguhnya setiap manusia telah melewati suatu masa, dimana pada waktu itu dia merupakan sesuatu yang belum bisa disebut. Kemudian Allah Azza wa Jalla menciptakan kita, menyempurnakan nikmat-nikmatnya, menghindarkan bencana, dan memberikan kemudahan, serta menjelaskan semua yang bermanfaat dan berbahaya bagi kita. Allah Azza wa Jalla menjelaskan bahwa manusia itu memiliki dua negeri, yaitu negeri yang dilalui dan negeri tempat menetap dan hidup abadi. Negeri yang dilalui adalah alam dunia ini. Negeri yang segala isinya memiliki kekurangan, kecuali yang bisa mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla.

Sekiranya orang yang berakal mau berpikir sejenak, pasti dia akan mengetahui kadar dan kehinaannya serta tipudayanya. Dunia itu terlihat seperti fatamorgana. Orang yang kehausan mengira itu adalah air, padahal apabila dia mendekatinya, dia tidak akan memperoleh apa-apa. Dunia juga dihiasi dengan berbagai macam kemegahan dan sesuatu yang menggiurkan.

Dahsyatnya Cinta,Bahkan Kita Akan Bersama Yang Kita Cintai Sampai Mati


Masalah cinta adalah masalah agung yang mendera setiap kalbu dan berkembang dalam setiap jiwa akan insan yang hidup dan berharap. Cinta mampu membuat gurun bersabar dalam kegersangan asal langit tak tersakiti hatinya. Begitulah yang terjadi, berapa banyak manusia yang rela tersakiti asalkan sang tercinta mampu melenggang dalam nafas yang terburai damai, berurai kehidupan dan harum misik yang bertebaran. Kalaulah bukan karena cinta, tak mungkin Khubaib ibn Arts rela dipukul mata pedang, kalaulah bukan karena cinta, tak mungkin juga Salman Al Farisi rela bersafar menuju hijaz hingga dijual sebagai seorang budak. Cinta mampu membuat yang terang menjadi buram, yang hitam menjadi putih, dan yang hidup menjadi mati. Berapa banyak pemenang dimedan laga jatuh bertekuk lutut hanya karena panah yang terlepas dari mata menuju hati. Sesungguhnya setiap sungai memiliki hilir dan setiap laut memiliki muara, namun sungai cinta tak berhilir dan laut cinta tak bermuara.