Mau rumah di surga? jauhi debat kusir, walaupun anda dalam kebenaran!


Rasulullah -shollallohu ‘alaihi wasallam- bersabda :

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

“Aku menjamin sebuah rumah di pinggir jannah (surga) bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan berkepanjangan meskipun ia dalam kebenaran (al haq), juga sebuah rumah di tengah jannah bagi siapa saja yang meninggalkan berbohong walaupun ia sedang bercanda, serta sebuah rumah di puncak jannah bagi siapa saja yang berakhlak mulia”

Iklan

Nikmatnya Hidup Sederhana


Secara global, Al-Qur`an telah menjelaskan cara pengelolaan ekonomi dengan segala penjabarannya, yang intinya mencakup dua hal. Inilah yang dimaksud dengan “ushûl iqtishâd”, yaitu husnun nazhari fiktisâbil mâl (kecakapan mencari materi) dan husnun nazhar fi sharfihi fi mashârifihi (kecakapan membelanjakan harta pada pos-pos pengeluaran yang tepat). Lihatlah, bagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala membuka jalan bagi perolehan ma’îsyah melalui cara-cara yang tetap menjaga muru`ah dan agama (pekerjaan yang halal).

Pemuka Agama Hindu Pun akui Nabi Muhammad adalah orang terhebat dalam sejarah umat manusia


Rasulullah Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) adalah orang terhebat dalam sejarah umat manusia. Pernyataan demikian tidak mengejutkan bila dikatakan oleh seorang Muslim. Tetapi pernyataan tersebut keluar dari perkataan seorang pemuka agama Hindu di India. Pemuka agama hindu itu juga mengatakan bahwa belajar dan memahami Islam, kehidupan Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan ajarannya adalah sumber terbaik.

“Kita sedang berbicara tentang Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan kita harus ingat baik-baik dalam ingatan kita bahwa dia adalah individu terhebat dalam sejarah. Jika setiap orang ingin mengetahui tentang Islam, harus menilai Islam dari kehidupan Nabi dan ajarannya,” demikian kata Swami Lakhsmi Shankaracharya, Seorang pemuka agama Hindu terkemuka,seperti dikutip Islamonline.

Belajar dari Jari-jari Tangan


Dalam kehidupan ini banyak profesi yang bisa dilakukan, sebagai guru, petani, nelayan, pedagang, wartawan dan lain sebagainya. Masing-masing profesi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Sayangnya, kadang kita suka membanggakan profesi kita lebih baik dari yang lain, bahkan ada yang sampai takabbur (sombong) karena berprofesi tertentu.
Padahal, Allah SWT sudah mengingatkan dalam firman-Nya yang artinya, ”Katakanlah, masing-masing kalian berbuat sesuai dengan kemampuannya.”
Rasulullah saw juga sudah mengingatkanا yang artinya, ”Jika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya.”
Saat ini, yang terbaik adalah kita lakukan tugas dan pekerjaan kita dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan prestasi kita dalam pekerjaan tersebut dan harus professional. Jangan merasa lebih baik dari orang lain.

Ada Apa Dengan Ideologi Nasionalisme


Semenjak runtuhnya tatanan kenegaraan Islam alias Khilafah Islamiyyah pada tahun 1924 atau 1342 Hijriyyah, maka dunia menyaksikan berdirinya berbagai Nation State atau Negara Kebangsaan. Bangsa-bangsa Muslim membangun negara di negerinya masing-masing dengan menjadikan nasionalisme sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Suatu perubahan yang sangat signifikan dan mendasar jika dibandingkan dengan tatanan kenegaraan sebelumnya dimana Khilafah Islamiyyah menjadi sebuah sistem yang mempersatukan segenap ummat Islam berdasarkan kesatuan aqidah Islamiyyah dan dengan sendirinya kesatuan fikrah Islamiyyah alias ideologi Islam

7 jenis manusia


Krisis kepimpinan terjadi di mana-mana, di berbagai lembaga negara atau di berbagai organisasi biasa, baik di tingkat local, regional maupun Internasional. Dan type pemimpin yang asli baru terlihat bila situasi sangat genting. Manusia baru kelihatan watak aslinya bila situasi yang genting, situasi yang tak terduga atau berbahaya, nah saat itulah akan terlihat siapa pemimpin sejati…