Posts from the ‘Fikih’ Category

Perilaku Syirik Ditengah Kita


Perilaku Syirik Ditengah Kita(Oleh: Adam Cholil, Pengajar di HSG Khoiru Ummah Gresik)

Perilaku syirik di tengah masyarakat kita sudah menjadi sebuah kebiasaan. Bahkan anak-anak sekolah sudah diajarkan berbuat syirik. Menjelang UN banyak cara dilakukan agar ujian diberi kelancaran. Mulai doa bersama sampai ritual syirik. Belum lama ini kita juga digemparkan dengan berita Eyang Subur yang telah banyak merugikan orang terutama kalangan selebritis dengan praktek syiriknya. Mereka, para selebritis itu, yang katanya modern ternyata masih suka mendatangi dukun. Dukun-dukun itu seolah-olah menawarkan solusi terhadap berbagai masalah yang dihadapi manusia, mulai dari ekonomi, karir, lulus ujian, sampai rumah tangga. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini banyak orang yang was-was dan bingung dalam menjalani kehidupan. Hal ini tidak terlepas dari dampak krisis ekonomi global yang tengah menggejala. Maka tawaran para penjaja kemusyrikan itu tak pelak menjadi semacam oase ditengah gurun pasir. Tidak sedikit masyarakat yang tengah megap-megap dan kelimpungan menghadapi kondisi hidup yang serba sulit ini kemudian tergiur tawaran yang menjanjikan itu. Dan herannya yang mencoba peruntungan kepada paranormal itu bukan hanya datang dari kalangan awam tetapi juga kalangan berilmu.

Baca lebih lanjut…

Bunga Bank,Riba?


Bunga Bank,Riba? Dalam bahasa Arab bunga bank itu disebut dengan fawaid. Fawaid merupakan bentuk plural dari kata ‘faedah’ artinya suatu manfaat. Seolah-olah bunga ini diistilahkan dengan nama yang indah sehingga membuat kita tertipu jika melihat dari sekedar nama. Bunga ini adalah bonus yang diberikan oleh pihak perbankan pada simpanan dari nasabah, yang aslinya diambil dari keuntungan dari utang-piutang yang dilakukan oleh pihak bank.

Baca lebih lanjut…

Apakah Allah Ridha dengan Pekerjaanku Saat Ini?


Pernahkah kita bertanya, “Apakah gajiku ini halal dan diridhoi Allah?”Apakah Allah Ridha dengan Pekerjaanku Saat Ini?

SYU”AIB bin Harb berkata: “Jangan menyepelekan uang receh (fulus) yang engkau dapatkan dengan cara menaati Allah di dalamnya. Bukan uang receh itu yang akan digiring (menuju Allah), akan tetapi ketaatanmu. Bisa jadi dengan uang receh itu engkau membeli sayur-mayur, dan tidaklah ia berdiam di dalam rongga tubuhmu hingga akhirnya dosa-dosamu diampuni.” (al-Hatstsu ‘ala at-Tijarah wa ash-Shina’ah, karya Abu Bakr al-Khallal).

Dari pesan di atas bisa diambil benang merah jika baik buruknya suatu perkerjaan di mata Allah bukanlah dinilai dari besar kecilnya gaji yang diperoleh, akan tetapi dari cara kita melakukannya. Pertanyaan mendasar yang harus dicamkan adalah, “Apakah Allah ridha dengan pekerjaan saya ini?” Inilah cara berpikir seorang Muslim, sebagaimana diajarkan Nabinya; bukan menuruti logika materialis ateis yang hanya mengedepankan pragmatisme. Baca lebih lanjut…

Berbagai Pendapat Tentang MSG (Monosodium Glutamat)


SILANG PENDAPAT TENTANG MSG (MONOSODIUM GLUTAMAT)
Oleh : Abu Sahlah Beta Sagita, STP

Berbagai Pendapat Tentang MSG (Monosodium Glutamat) Para pembaca, semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Pembahasan tentang monosodium glutamate (MSG) saat ini terasa sangat perlu untuk kita bahas. Selain karena banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada penulis, juga karena masalah ini telah menimbulkan kontroversi di masyarakat. Banyak konsumen tidak ingin makanannya mengandung MSG (penyedap rasa). Tapi kenyataannya, jajanan yang mengandung MSG terbukti lebih laku dibandingkan yang tidak mengandung MSG.

Tetapi, ada satu pertanyaan dasar yang belum terjawab. Apakah MSG berbahaya bagi kesehatan? Tulisan ini dibuat untuk meluruskan persepsi yang salah yang terdapat di masyarakat tentang MSG. Karena tujuannya meluruskan pemahaman yang kurang tepat, dengan sangat terpaksa penulis menyebutkan dua pendapat terlebih dahulu. Penulis melakukannya agar nantinya tidak ada orang yang berkata, “Sesungguhnya Profesor Fulan berkata begini. Sesungguhnya Dokter Fulan berkata begitu”. Lantaran semua pendapat itu memang ada. Tetapi kita mencari pendapat yang terkuat. Baca lebih lanjut…

Menghadapi Pengamen Jalanan


Bentuk lain “mengemis” yang sekarang dijadikan profesi dengan tujuan agar tidak dipandang orang sekadar meminta-minta adalah mengamen. Lantas bagaimana kita menyikapinya?

Lebih dari itu, mengamen lebih jelek dari sekadar meminta-minta, sebab profesi ini dilakukan dengan menyanyi dan diikuti dengan alat musik. Ada apa dengan nyanyian dan musik?

Hukum Musik dan Nyanyian

Menghadapi Pengamen JalananLantunan suara musik atau nyanyian ibaratnya sudah menjadi gaya hidup dan hiburan bagi sebagian besar masyarakat. Namun dibalik “keindahannya”, ternyata syariat berkata lain. Banyak dalil dan perkataan para ulama menolaknya.

Baca lebih lanjut…

Janganlah Tertipu Dengan Kenikmatan Dunia


PERINGATAN AGAR TIDAK TERTIPU DENGAN KENIKMATAN DUNIA
Oleh : Syaikh Muhammad bin Shâlih al-Utsaimîn
Janganlah Tertipu Dengan Kenikmatan Dunia Wahai kaum Muslimin, sesungguhnya setiap manusia telah melewati suatu masa, dimana pada waktu itu dia merupakan sesuatu yang belum bisa disebut. Kemudian Allah Azza wa Jalla menciptakan kita, menyempurnakan nikmat-nikmatnya, menghindarkan bencana, dan memberikan kemudahan, serta menjelaskan semua yang bermanfaat dan berbahaya bagi kita. Allah Azza wa Jalla menjelaskan bahwa manusia itu memiliki dua negeri, yaitu negeri yang dilalui dan negeri tempat menetap dan hidup abadi. Negeri yang dilalui adalah alam dunia ini. Negeri yang segala isinya memiliki kekurangan, kecuali yang bisa mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla. 

Sekiranya orang yang berakal mau berpikir sejenak, pasti dia akan mengetahui kadar dan kehinaannya serta tipudayanya. Dunia itu terlihat seperti fatamorgana. Orang yang kehausan mengira itu adalah air, padahal apabila dia mendekatinya, dia tidak akan memperoleh apa-apa. Dunia juga dihiasi dengan berbagai macam kemegahan dan sesuatu yang menggiurkan.

Baca lebih lanjut…

Ritual-Ritual Persembahan Syirik Di Sekitar Kita


RITUAL-RITUAL PERSEMBAHAN DI SEKITAR KITA [1]*

 Oleh : Ustadz Abdullah Zaen, MA

Dunia mistik masih cukup kental dengan sebagian masyarakat tanah air. Keyakinan terhadap penguasa -yang mampu mendatangkan keberuntungan dan menyingkirkan marabahaya- selain Allâh Azza wa Jalla tetap mengakar pada mereka ini. Karenanya, kehidupan mereka tidak lepas dengan ritual-ritual persembahan yang variatif. Ada yang bersifat tahunan, atau pelaksanaannya ketika datang momen tertentu (pernikahan, panenan), maupun tatkala mereka dicekam oleh ancaman bencana yang dalam anggapan mereka muncul karena kemurkaan si ‘penguasa’ yang mereka yakini.

Ritual-Ritual Persembahan Syirik Di Sekitar Kita Guna melancarkan roda kehidupan, hajatan atau urusan mereka, mereka menghidupkan ritual-ritual persembahan tumbal maupun sesaji. Persembahan tumbal biasanya dalam bentuk binatang ternak, baik disembelih terlebih dahulu maupun dipersembahkan dalam keadaan hidup-hidup. Sementara persembahan sesaji dilakukan dengan selain hewan bernyawa.

Baca lebih lanjut…

Kautsar

إن كنت لا تعلم فتلك مصيبة وإن كنت تعلم فالمصيبة أعظم

Kasihilah Makhluk Yang di Bumi, Niscaya Allah Yang Berada Di Atas langit Akan Mengasihimu

Kasihilah makhluk yang di bumi, semoga yang di langit mengasihimu

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

frilia wg

Kebanyakan orang menyesal bukan krn telah melakukannya. Tapi karena tidak pernah melakukannya. Do it now!

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Tutorial WordPress.com

Blog Tutorial WordPress.com|Bukan WordPress.org

Udin Climber

Hanya Seorang Climber & Buruh Tekstile

pray, eat, sleep, repeat

see my little world through my mind

BAKULATZ

Belajar & Berbagi

Islam 4 All

Doing the Right Thing and Doing It Right

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

akhdian.net

BERBAGI PENGALAMAN & ILMU PENGETAHUAN

UpiTek Ngeblog

Posting Suka - suka | Ngeblog Via Ponsel

Bundadontworry's Blog

kedamaian hati ada dalam rasa syukur.