Postingan kali ini membahas tentang pembororosan (tabzir) Hidup Boros, Temannya Setan.

Saudaraku, perlu diketahui bahwa senang membuang-buang harta untuk hal yang sia-sia termasuk meniru perbuatan setan.

AllahTa’alaberfirman,

text arabnya cari sendiri yah di alquran surat al isro’ ayat 26-27

artinya kira-kira gini: “Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]:26-27).  Maksudnya adalah mereka menyerupai setan dalam hal ini.

Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan sesuatu pada jalan yang keliru.”

Mujahid mengatakan, “Seandainya seseorang menginfakkan seluruh hartanya dalam jalan yang benar,itu bukanlah tabdzir (pemborosan). Seandainya seseorang menginfakkan satu mud saja (ukuran telapak tangan) pada jalan yang keliru, itulah yang dinamakan tabdzir (pemborosan).”

Qotadah mengatakan, “Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam berbuat maksiat pada Allah,pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk berbuat kerusakan.” (LihatTafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 8/474-475)

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Sesungguhnya Allah meridlai tiga hal bagi kalian dan murka apabila kalian melakukan tiga hal. Allah ridha jika kalian menyembah-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan (Allah ridla) jika kalian berpegang pada tali Allah seluruhnya dan kalian saling nasehat-menasehati terhadap para penguasa yang mengatur urusan kalian. Allah murka jika kalian sibuk dengan desas-desus (isu), banyak mengemukakan pertanyaan yang tidak berguna serta membuang-buang harta .”(HR. Muslim no.1715)

Termasuk perbuatan boros (tabdzir) adalah apabila seseorang menghabiskan harta dan waktu pada jalan yang keliru. Semisal seseorang berjam-jam duduk di depan internet, lalu membuka Facebook, blog, email dan lainnya, lantas dia tidak memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat, namun untuk hal-hal yang mengandung maksiat. Misalnya liat2 foto-foto bukan muhrim,download lagu,film2 gak senonoh,dll
Na’udzu billahi min dzalik.
Cobalah internet kita manfaatkan untuk berdakwah atau untuk belajar Islam lebih dalam.

Termasuk pemborosan juga jika kita menghabiskan uang untuk membeli rokok karena rokok gak ada manfaatnya yang ada malah merusak kesehatan,yuk kita mulai dari sekarang tinggalkan rokok! weleh mantapz!!

Oya ada satu lagi termasuk juga pemborosan,biasanya kebiasaan orang jawa (karena aku orang jawa) entah karena malu ato memang kebiasaan kalau makan nyisa,biasanya waktu pesta pernikahan (jawa:buwoh) disediakan makanan nah pasti walau nasinya cuma sedikit tapi masih juga ada sisa,yang akhirnya dibuang,makanan kok dibuang mubadzir kan?! walau cuma satu ato dua butir nasi tapi tetap saja nasi,jadi temannya setan tapi tak terasa

Semoga Allah memudahkan kita untuk mengisi waktu kita di setiap tempat dengan hal-hal yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain terutama dalam masalah agama dan akhirat

pembaca yang budiman, tentunya masih banyak contoh pemborosan-pemborosan yang laen monggo ditambahkan di komentar

Wallahu waliyyut taufiq.

[Sumber inspirasi:www.rumaysho.com]